Kunjungan Audiensi Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) untuk Inisiasi Program Kigali First Mover

Pada hari rabu tanggal 28 November 2018 di Ruang Rapat Puskodal Lantai 15 Kantor Pusat Pertamina, dilaksanakan pertemuan antara Pertamina yang diwakili oleh Fungsi Domestic Gas dengan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ). GIZ merupakan development agency yang didirikan pada 1 Januari 2011 dan berkantor pusat di Kota Bonn, Jerman.

Pada pertemuan tersebut kedua belah pihak membahas tentang situasi pasar AC Split di Indonesia melalui survey dan kegiatan workshop dengan semua stakeholder serta peran Pertamina sebagai produsen refrigeran hidrokarbon, dan GIZ mempresentasikan agenda Roadmap for Energy Efficient and Climate Friendly RAC Appliances yang sedang dirumuskan bersama dengan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) – Kementerian ESDM serta penyusunan program Kigali First Mover (berdasarkan hasil survey) yang diusulkan oleh Pemerintah Indonesia. Kedua hal tersebut bertujuan untuk mendukung adanya program sustainable cooling di Indonesia dengan tujuan mempercepat transformasi penggunaan pendingin ruangan (AC) yang ramah lingkungan dan energi pada bangunan perumahan, bangunan komersial, serta gedung-gedung publik agar dapat berkontribusi pada pencapaian target efisiensi energi dan penurunan emisi gas rumah kaca.

Pertamina sebagai produsen freon ramah lingkungan dengan merk Musicool mendukung penuh program Pemerintah tersebut yang memiliki tujuan mulia yaitu penghematan energi serta melestarikan lingkungan.